Gill’s Cafe

Bicara tentang iga bakar di Bandung, kira-kira apa saja yang akan terbesit di pikiran Anda? Mungkin yang paling tenar adalah Iga Bakar Jangkung, Blue Ribs, Iga Bakar Yogya, atau Tony Roma’s (yang sudah tidak ada)?

Kalau cuman itu yang ada di benak Anda, well, berarti Anda harus coba ke tempat yang satu ini, yaitu Gill’s Cafe. Salahsatu cafe yang menyediakan iga bakar yang menurut saya pantas dan layak untuk dicoba. Pesan saya yang pertama, jangan remehkan tempat ini, menurut saya iganya tidak kalah dari pusat kota yang harus mengantri lama atau harganya selangit atau membosankan.

Gill's Cafe

Gill’s Cafe

Seperti biasa, masih sekitaran tempat tinggal saya, yaitu Bandung Selatan. Hari itu saya kebetulan ingin makan iga bersama pasangan saya. Sebelumnya saya sudah pernah ke tempat ini satu kali, tapi hanya memesan dim sum, sushi, dan bulgogi. Karena ada beberapa rekan saya yang mengatakan kalau iganya enak banget, saya jadi penasaran dan mampirlah saya ke tempat ini.

Hari itu cukup ramai, padahal bukan weekend (foto di atas keadaan saya mau pulang, jadi sudah agak sepi). Tapi masih ada sekitar 2 meja kosong. Ketika duduk, waiter akan memberikan menu dalam bentuk unik ke atas meja.

Main Menu Gill's Cafe

Main Menu Gill’s Cafe

Ini merupakan menu utama Gill’s cafe. Ada cukup banyak menu disini, tapi mata saya sih langsung ke pojok kanan atas, yaitu ribs (iga). Ribs disini ada 2 macam, ribs sapi dan ribs babi. Untuk ribs babi disajikan digoreng, sedangkan ribs sapi dibakar. Saat itu saya pesan grilled ribs (iga bakar sapi) ukuran Large dengan saus barbeque.

Side Dish Menu Gill's Cafe

Side Dish Menu Gill’s Cafe

Untuk side dish menu yang pertama ada okonomiyaki dan squid ball. Karena saya tidak suka keduanya, jadi tidak ada yang saya pesan dari menu ini.

Side Dish Menu Gill's Cafe 2

Side Dish Menu Gill’s Cafe 2

Nah, ini side dish menu yang dulu pernah saya pesan, yaitu sushi. Menurut saya sih ini side dish karena saya jarang sekali bisa kenyang hanya dengan makan sushi, hehehe. Tapi untuk sushi-nya sendiri enak kok, setidaknya lebih enak daripada yang biasa saya beli di kaki lima daerah Dago atau yang biasa ada di supermarket.

Drinks Menu Gills Cafe

Drinks Menu Gill’s Cafe

Untuk minuman hari itu saya pesan ice cappuccino dan milk shake vanilla. Cukup banyak menu minuman disini, tapi ada yang tidak tertera namun tersedia disini yaitu : Bir. Kalau saya tidak salah lihat mereka hanya menyediakan Bir Bintang saja.

Waktu yang dibutuhkan untuk menunggu menu ribs tidak begitu lama, mungkin sekitar 15-20 menit, iga bakar sudah ada di atas meja makan saya. Ketika datang sebetulnya cukup mengagetkan saya, ternyata Large itu betul-betul Large alias Besar Banget.

Grilled Ribs Large Gill's Cafe

Grilled Ribs Large Gill’s Cafe

Grilled ribs ini disajikan dengan kentang goreng yang cukup renyah (tidak lembek), serta salad yang diberikan saus mayonnaise. Karena ini saya pesan untuk berdua, jadi saya pesan nasi putih 2 porsi untuk melengkapi sajian ini. Tapi jika membeli yang small, menurut saya sih kentang sudah cukup, tidak perlu membeli nasi, tapi ini tergantung selera.

Untuk minuman, saya capture milk shake vanilla saja, ice cappuccino tidak saya ambil karena tampilannya biasa saja, mirip dengan milk shake vanilla di bawah ini, tapi warnanya cokelat.

Milk Shake Vanilla Gill's Cafe

Milk Shake Vanilla Gill’s Cafe

Tanpa berlama-lama, selesai saya capture makanan dan minuman, saya dan pasangan saya pun langsung menyantap menu ini. Kesan pertama sudah sangat menggoda dari tampilannya. Aroma barbeque-nya pun cukup menyengat sehingga membuat perut semakin keroncongan. Saya pun mengambil pisau dan mencoba mengiris barbeque ribs ini dan menurut saya sangat empuk untuk dipotong, jadi tidak ada kesulitan sama sekali ketika memotong iga ini. Untuk rasa, sesuai dengan aroma dan penampilannya, langsung ada kesan ‘wah’ ketika menyantap iga bakar ini. Tidak hanya ribs saja, menurut saya kentang gorengnya pun enak, saya suka kentang goreng dengan tipikal seperti ini, yaitu kering dan renyah, dibandingkan dengan cafe lain yang biasanya agak lembek. So, saya coba padukan kentang goreng ini dengan ribs dan hasilnya adalah : “Mantap Iler”, belum lagi saus barbequenya yang lumer di mulut pun membuat saya semakin bersemangat menyantap menu ini. Oya, penting untuk diingat, saran saya jangan memesan Large untuk sendiri, karena lama-lama sausnya bikin eneg juga, kecuali pesan nasi putihnya banyak.

Setelah perut kenyang dan menu utama sudah habis, waktunya mencicipi minuman. Untuk minuman ice cappuccino, saya bisa rekomendasikan tidak cocok dengan ribs, sehingga rasanya sedikit tabrakan (Salah saya juga sih memesan menu ini). Rasa cappuccino-nya pun terkesan seperti rasa kopi cappuccino yang biasa saya seduh di rumah. Tapi ketika saya coba milk shake vanilla pasangan saya, cukup segar di mulut. Tapi menurut saya lebih cocok lagi jika memesan juice atau sparkling menu Gills Cafe (atau untuk yang sudah berusia di atas 18 tahun akan lebih nikmat bila minum dengan bir).

So, berikut harga yang saya tebus (Oktober 2013)

  1. Grilled Ribs Large With Barbeque Sauce – 105.000
  2. Steamed Rice (Gohan) 2 porsi – 12.000 (@6.000)
  3. Milk Shake Vanilla – 20.000
  4. Ice Cappuccino – 15.000
  5. Tax 10%

Sedangkan untuk penilaian, saya memberikan:

  1. Harga : 5/10
  2. Taste : 10/10
  3. Atmosphere : 8/10
  4. Service : 8/10
  5. Hygiene : 9/10

Saya coba bahas soal harga, menurut saya cukup worthy membeli iga bakar berukuran besar dengan harga segitu, apalagi rasanya memang cukup memuaskan. Soal taste tidak perlu diragukan lagi, sangat saya rekomendasikan untuk dicoba. Mengenai atmosphere, tempat ini cukup unik dibuat, karena menggunakan nuansa kayu serta seperti kedai Jepang. Sedangkan untuk service dan kebersihan menurut saya sudah cukup baik. Kekurangan tempat ini saya rasa mereka masih menggunakan kipas angin (blower), sehingga kalau berlama-lama disana kayaknya saya bisa masuk angin. Padahal akan lebih baik jika menggunakan AC.

Gill's Cafe Kitchen (Sorry sedikit blur)

Gill’s Cafe Kitchen (Sorry sedikit blur)

Oya, bagi yang sudah pernah tahu Warung Jepang di Cibadak Bandung, NAH, owner dari Gill’s Cafe ini sama dengan Warung Jepang tersebut, jadi kalau Anda bertemu ownernya dan merasa pernah melihat di Cibadak jangan kaget, karena memang sama. Mungkin itu juga sebabnya tempat Gill’s Cafe ini di design seperti warung/kedai Jepang.

Terakhir, untuk yang mau datang/reservasi silahkan ke kontak berikut:

Jl. Mekar Kencana No. 40, Mekar Wangi

(022) 91156750

Tempat ini juga menerima delivery service ke daerah sekitarnya. Oya, untuk orang luar Bandung yang mau datang ke tempat ini cukup mudah kok, ambil arah Tol Moh. Toha (Mohammad Toha), keluar dari tol Moh. Toha, belok ke kiri, tidak jauh dari sana ada belokan lagi ke kiri untuk masuk sebuah Komplek (Komplek Mekar Wangi), dari situ cukup lurus terus saja (masih agak jauh) hingga nanti di sebelah kanan ada tempat Gill’s Cafe (sebelum pintu masuk Perumahan Singgasana Pradana).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s