Waroenk Anyar

Waroenk Anyar

Waroenk Anyar

Bandung terus menerus melahirkan banyak destinasi kuliner baru, kurang lebih menurut pengamatan saya mungkin sekitar 2-3 bulan sekali muncul tempat kuliner baru di jejaring sosial. Sempat membaca beberapa berita dan artikel di blog lain pun Bandung sudah disebut sebagai surga kuliner. Untuk sebagian warga Bandung mungkin bosan dengan destinasi kuliner yang biasanya begitu-begitu saja, apalagi jika sudah ke cafe kelas atas yang harganya selangit namun porsi sedikit, biasanya berakhir dengan pulang ke rumah, masak Indomie.

Bicara soal Indomie, ada tempat baru nih di kota Bandung (gak di Kopo lagi kok, tenang aja… :D). Nama tempatnya adalah Waroenk Anyar. Dalam bahasa Sunda bisa diartikan Warung Baru, tapi mungkin nama ini diambil dari nama jalan juga dari tempat ini yaitu Jalan Astana Anyar. Tempat ini menjual berbagai jenis mie dan roti. Mie-nya sebetulnya sederhana, yaitu mie instant Indomie, namun olahan mereka inilah yang menjadi daya tarik tempat ini. Sebuah mie instant yang biasa kita makan dengan rebus, tuang, makan kali ini diolah dengan bumbu-bumbu khas dari Waroenk Anyar.

Tempat yang didirikan oleh 5 orang sekawan ini cukup sederhana tempatnya, diambil dari rumah bekas yang disulap menjadi sebuah tempat makan menarik yang ditujukan untuk anak muda hingga orang tua, pokoknya bisa untuk segala umur deh. Tempat ini pun mampu menampung banyak orang, karena terdiri dari 2 lantai.

Malam itu saya mau ada acara hang out bersama teman-teman saya dan kami diundang untuk pergi ke suatu tempat baru di Bandung yang lagi ramai di jejaring sosial yaitu Waroenk Anyar. Kesan pertama ketika sampai di tempat ini suasananya cukup nyaman, dengan atmosfir seperti di gudang dengan tema kayu-kayu pada interior memberikan kesan nyentrik di daerah Astana Anyar Bandung.

Interior Waroenk Anyar

Interior Waroenk Anyar

Ada apa sih di tempat nuansa gudang ini? Rata-rata menunya sebetulnya mie dan roti. Tapi jenis mie dan rotinya itu yang banyak. Mulai dari Indomie Goreng Ala Waroenk Anyar, Indomie Goreng Sambal Matah, Indomie Tek-Tek, dan banyak lagi. Rotinya pun ada roti bakar biasa sampai roti bakar yang menggunakan es krim.

Menu Waroenk Anyar

Menu Waroenk Anyar

Karena dirasa spesialisasi mereka di mie dan roti, jadi hari itu saya coba pesan Indomie Goreng Sambal Matah dan Roti Bakar Es Krim. Untuk minuman saya memilih Es Saparilla, sebuah minuman yang sulit dicari di tempat makan (di supermarket sih banyak). Karena hang out bersama teman-teman, jadi waktu menunggu sangat tidak berasa (atau memang cepat) sehingga menu sudah datang lagi.

Indomie Goreng Sambal Matah (taken from Instagram vinachristinahadi)

Indomie Goreng Sambal Matah (taken from IG vinachristinahadi)

Nah, ini dia Indomie Goreng Sambal Matah racikan Waroenk Anyar. FYI, karena lapar, saya lupa foto dan langsung santap, jadi foto di atas saya ambil dari IG teman saya. FYI lagi nih, buat yang tidak tahu sambal matah itu apa, itu bukan typo dari mentah, tapi memang bumbu khas dari daerah Bali yang berisikan cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih. Intinya sih itu, tapi beberapa resep sambal matah juga terkadang menambahkan terasi bakar, jeruk purut, hingga serai/sereh.

Untuk rasa jangan ditanya, jelas pedas. Tapi di Waroenk Anyar ini menyediakan berbagai level pedas, mulai dari level 1 hingga level 5. Untuk yang doyan pedas, level 5 dianjurkan, karena saya sendiri sebagai penyuka pedas ketika mencoba level 1 tidak terasa pedas. Tapi untuk info tambahan, buat yang ga suka pedas, level 1 sebetulnya tidak pedas loh, hanya saja ketika selesai makan justru panasnya baru terasa. Tapi disitu justru sensasi dari Indomie Goreng Sambal Matah Waroenk Anyar.

Roti Bakar Ice Cream Waroenk Anyar

Roti Bakar Ice Cream Waroenk Anyar

Untuk dessert, saya pilih roti bakar es krim, karena terlihat menarik dari menunya. Roti yang dibakar kering lalu di atasnya diberi es krim vanilla (bisa pilih antara vanilla atau green tea). Lalu diberi serbuk Oreo di atasnya dan dihujani cokelat cair di atasnya. Bisa dibayangkan sensasi makan roti bakar es krim ini kan?

Untuk rasa bisa dibilang pas dalam segi rasa maupun porsi. Untuk sebuah dessert menurut saya cukup nikmat untuk mencuci mulut dan porsinya bisa saya bilang pas untuk perut saya. Ice cream-nya pun untungnya tidak cepat meleleh di atas roti bakar yang hangat ini.

UPDATE (17 Juni 2015) – Coba juga Indomie Goreng Khas Waroenk Anyar, dijamin ketagihan loo…

Nah, ga lengkap rasanya kalau ga bahas harga di Food Spoiler. We spoil out everything about this place!

  1. Indomie Goreng Sambal Matah – 12.000
  2. Roti Bakar Es Krim – 17.000
  3. Es Saparilla – 12.000 (kalau tidak salah)
  4. Total : Rp 41.000,-

Dengan 41.000 udah bisa full set dapet main course, dessert, dan minuman. Kalau ditambah appetizer mungkin sekitar 50-60, dan menurut saya cukup ‘worth it’. Untuk parkir motor 1000 rupiah, dan mobil 2000 rupiah, kalau truk saya belom sempat coba, mungkin ada yang mau coba?

So, untuk penilaian, saya memberikan:

  1. Harga : 8/10
  2. Taste : 8/10
  3. Atmosphere : 8/10
  4. Service : 9/10
  5. Hygiene : 7/10

Bicara soal harga, menurut saya sih untuk setara tempat kongkow yang nyaman cukup murah dan terjangkau, meski hanya makan Indomie tapi belom pernah kan coba Indomie dengan racikan yang berbeda? Next, untuk taste saya nilai 8, menurut saya makanan dan minuman disini sangat layak untuk dicoba, karena memiliki rasa yang berbeda dari tempat lain. Mungkin saya nanti akan memberikan ide menu untuk tempat ini supaya lebih variatif saja.

Wefie @ Waroenk Anyar

Wefie @ Waroenk Anyar (narsis dikit)

Untuk atmosphere saya berikan nilai 8 karena cukup nyaman tempatnya untuk kumpul-kumpul, meski hanya dari kayu-kayu, tapi tempat ini tetap cukup nyaman untuk duduk berlama-lama. Design interior yang apik juga menurut saya sudah cukup baik untuk sebuah tempat yang baru buka sekitar 3 minggu (awal mei 2015). Sekedar info tambahan, seluruh ruangan di Waroenk Anyar ini smoking area ya.

Service saya berikan nilai tinggi, respon para waiter cukup cepat, pelayanan pun ramah dan menu datang cukup cepat, semoga ke depannya tetap mempertahankan pelayanannya. Untuk kebersihan, saya nilai oke, seluruh perkakas dan peralatan makan cukup bersih dan plating rapih, yang membuat kurang dari nilai hygiene adalah……. toilet. Nah, mungkin karena tempat ini baru buka, jadi toilet belum disiapkan secara sempurna, sehingga toiletnya masih berkesan baru selesai atau masih seadanya (tidak ada design interior sama sekali), sedangkan wastafel sih sudah di design dengan baik. Tapi saya yakin ke depannya pasti akan ada perubahan di sektor ini.

Nah, untuk yang ingin mencoba makanan di Waroenk Anyar Bandung ini, silahkan datang ke:

 

Waroenk Anyar

Jl. Astana Anyar No. 144

Open : 5 sore – 10 malam

Untuk Contact Bisa e-mail ke saya karena saya punya private contact dari salah satu ownernya langsung! Dan tentunya seijin yang empunya.

 

Untuk yang bingung cara ke tempat ini, dari arah tol pasir koja, cukup lurus terus hingga ke perempatan jalan pasir koja dengan astana anyar, nantinya belok kiri ke Jl. Astana Anyar, tidak jauh darisana, Waroenk Anyar tepat berada di kiri. Jika dari arah tol Pasteur, silahkan ke arah Gardujati, lurus terus dari Jalan Gardujati hingga ke Jalan Astana Anyar, nanti di sebelah kanan ada Bank BCA, tidak jauh darisana Waroenk Anyar akan segera dijumpai. Atau tinggal buka via maps di bawah ini:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s